Tuesday, 15 November 2016

Filosofi Udang Kota Cirebon




 FILOSOFI UDANG KOTA CIREBON

                   Tentunya kita sering mendengar bahwa Kota Cirebon adalah “Kota Udang”. Dibalik sebutan itu sebenarnya tersimpan sebuah makna yang tersembunyi, dan bahkan mungkin bisa menjadi ideologi dari masyarakat Cirebon. Dalam sebutan sebuah daerah pasti mempunyai makna dan tujuan yang berbeda, begitupun dengan Kota Cirebon. Sebutan “Kota Udang” ini bisa disebut sebagai sebuah ikhtiar bagi orang-orang yang berperan dalam berdirinya Kota Cirebon, sekaligus menjadi harapan agar masyarakat Cirebon mempunyai karakteristik seperti Udang. Kata “Udang” disini mempunyai makna bahwasannya udang adalah hewan yang kotorannya berada di atas kepalanya, udang menunjukkan kotorannya terlebih dahulu sebelum ia menunjukkan rasa lezatnya yang terdapat dalam tubuhnya. Hal ini dimaksudkan bahwa masyarakat khususnya warga Cirebon diharapkan memiliki sifat tawadhu, sifat yang menampakkan diri rendahnya pada orang yang ingin mengagungkan. Karena Rasulullahpun menganjurkan agar diri kita memiliki sifat tawadhu dan jangan menyombongkan diri (berbangga diri) sampai melampaui batas pada yang lainnya. Hal ini juga berkaitan dengan ucapan  Sunan Gunung Jati “ngumpatana ira ing papadangan”, kalimat tersebut jika kita translite dalam bahasa Indonesia adalah “sembunyilah kamu dalam keterangan”. Kalimat tersebut mempunyai makna bahwa kita diharapkan untuk tidak menampakkan seberapa tinggi ilmu yang kita miliki ataupun dalam sesuatu hal lainnya yang bisa membuat diri kita sombong. Karena dalam kalimat tersebut kita dianjurkan untuk sembunyi, kata sembunyi yang dapat kita katakan mempunyai arti luas. Sembunyi yang akan membawa kita berproses untuk menghasilkan sebuah sifat tawadhu, sifat yang mulia. 

Keindahan Desa Gagasari


Desa Gagasari


   Desa Gagasari adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Sebuah desa kecil yang masih terjaga keasriannya dan di apit oleh 4 desa. Sebelah Utara dari desa Gagasari yaitu Desa Kalipasung, sebelah selatan Desa Dompyong Kulon, sebelah Timur Desa Gebang Kolon, dan sebelah Barat dari Desa Gagasari yaitu Desa Ender. Desa Gagasari sendiri terbentuk pada tahun 1982, awalnya desa ini tergabung dengan Desa Kalipasung, tapi terjadi pemekaran wilayah. Keasrian Desa Gagasari bisa dilihat dari lingkungan-lingkungannya yang masih tetap terjaga. Keindahan-keindahan alam di sekitarnya sungguh dapat memanjakan pandangan mata. Selain keindahan alam yang masih tetap terjaga, nilai keramah tamahnnyapun masih terlihat oleh para penduduknya. Di bawah ini adalah sebagian potret dari Desa Gagasari.

Kantor Pemerintahan Desa Gagasari


Masjid Jami Baitul Atiq Desa Gagasari


SD Negeri 1 Gagasari


Madrasah Diniyah Desa Gagasari


Jalan Utama dan Perumahan Desa Gagasari


Jalan Akses Persawahan Desa Gagasari



Persawahan di Desa Gagasari













Keindahan Desa Gagasari di Sore Hari




  Mungkin sekian penjelasan tentang Desa Gagasari, kurang lebihnya silahkan bisa berkunjung langsung ke Desa Gagasari, pasti akan di sambut dengan keramah tamahan.. :)

Surat Untuk Atlet Indonesia

(Ciptakan Sejarah Menggapai Asa) Dukung Bersama Asian Games 2018 Di tahun ini, merupakan tahun yang bersejarah bagi negara kita. Dimana In...